Presiden Prabowo Subianto Ungkap Penindakan Kasus MBG

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) masih menjadi perbincangan hangat bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Sebagai informasi bahwa sejak beberapa pekan yang lalu, program MBG juga menuai banyak pro dan kontra dari sejumlah pihak.

Pihak pro mengklaim bahwa program MBG adalah program yang sangat mulia, dan sangat berdampak positif terhadap masyarakat kurang mampu serta berdampak positif terhadap kasus stunting.

Sedangkan pihak kontra mengaku bahwa program MBG adalah program yang kurang matang, karena banyak sekali pelanggaran dan penyelewangan di dalamnya, sebagai contoh beberapa pekan yang lalu Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan sejumlah Wakil nya telah resmi ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan kewenangan dan penyelewengan anggaran oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Bukan hanya itu saja, melainkan pihak kontra juga sangat tidak setuju dengan MBG karena menurut mereka program tersebut sangat menguras Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta banyak sekali kasus keracunan massal, bahkan di sejumlah daerah terdapat siswa yang sampai hilang ingatan karena keracunan tersebut.

Oleh karena adanya kasus-kasus tersebut, saat ini pemerintah berkomitmen untuk membenahi tata kelola MBG sampai ke akar-akarnya.

Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto juga telah mengungkapkan sejumlah penindakan yang telah dilakukan terhadap berbagai pelanggaran MBG.

Saat ini telah terdapat 353 orang yang telah dihentikan secara tidak hormat, 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, 203 orang diperiksa oleh Kejaksaan Agung, dan 2.600 orang lainnya masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak BGN.

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas mengatakan bahwa seluruh penegak hukum dan keadilan jangan sampai lengah dan jangan ragu-ragu untuk menangkap, menghentikan paksa, para koruptor yang mengotori program MBG.

Presiden Prabowo juga meminta kepada para internal BGN dan penegak hukum untuk melakukan bersih-bersih sampai ke akar-akarnya.

Menurut Presiden Prabowo Subianto, program MBG adalah program yang sangat penting untuk masa depan bangsa, karena dengan adanya MBG maka para siswa-siswi akan tercukupi kebutuhan gizi hariannya, sehingga mereka dapat tumbuh dengan cerdas dan mempunyai pola pikir yang hebat dan bijak untuk membangun bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

 

Tanggapan DEN 

Program MBG Dinilai Berisiko Pemborosan, Sebaiknya Diprioritaskan pada Anak Keluarga Kurang Mampu - Universitas Gadjah Mada

Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengatakan, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pihaknya menemukan fakta bahwa mayoritas siswa dan siswi sangat bersemangat sekolah jika menu MBG beragam, enak, dan berkualitas.

Anggota DEN Firman Hidayat menjelaskan, pantauan di lapangan tersebut juga selarass dengan hasil survei dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Survei sosial Ekonomi Nasional (Susenas) sejak periode September 2025 hingga periode ini.

Firman Hidayat mengaku bahwa ternyata penerima manfaat MBG semangat belajarnya meningkat gitu kan, tetapi ada syaratnya gitu ya, ketika kualitasnya itu kualitas menunya itu baik gitu kan. Ketika kualitas menunya sangat baik, 95 persen siswa penerima MBG mengatakan mereka semangat belajarnya lebih tinggi. Tetapi memang ketika kualitas menunya jelek, itu angkanya drop sangat rendah gitu kan.

Firman Hidayat juga mengatakan bahwa berarti program MBG ada korelasinya dengan semangat belajar siswa di sekolah, jadi para internal BGN dan seluruh mitra harus memastikan bahwa menu selalu beragam dan berkualitas tinggi.

Related posts